Alasan Kenapa Tinggi Hati Dapat Menghancurkan Hidup

Bersikap sombong atau tinggi hati merupakan salah satu akhlak yang buruk dan tidak disukai Allah SWT serta Rasul-Nya. Tentunya Anda masih ingat bukan kisah Fir’aun yang sombong dan menganggap dirinya adalah tuhan.

Allah kemudian menghukumnya dengan berbagai macam bencana namun tidak membuat dirinya berpasrah diri kepada Allah. Pada akhirnya, Allah SWT menenggelamkan Fir’aun di laut mati dan dia akan diazab selamanya di akhirat.

Sikap sombong merupakan sikap yang tidak mulia dan harus dihindari. Berikut penjelasan lebih lengkap tentang sombong atau tinggi hati beserta hadits Rasulullah SAW.

Pengertian Sombong

Sombong merupakan sifat dan tingkah laku yang cenderung membesarkan, memuji, memandang dan mengagungkan diri sendiri sebagai mahkluk yang paling atas dan lebih baik dari makhluk lainnya. Hati orang yang sombong akan mengeras dan membuat ia tidak mudah dinasehati.

Hal ini karena orang yang sombong menganggap bahwa dirinya paling tinggi sementara orang lain lebih rendah dari dia. Perilaku ini tentunya sangat dibenci oleh Allah SWT. Bahkan, Allah berfirman dalam surat Luqman ayat 18 yang menjelaskan tentang orang yang menyombongkan dirinya.

“Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.’ (QS. Luqman: 18).

Hadits Rasulullah SAW tentang Kesombongan

Sombong merupakan perilaku yang sangat buruk dan Rasulullah SAW sendiri telah melarang umatnya untuk bersikap sombong.

Seperti yang dilansir pada yukdakwah.com, berikut hadits Rasulullah SAW tentang orang yang sombong.

عَنْ فَضَالَةَ بْن عُبَيْدٍ رض اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ ص قَالَ: ثَلاَثَةٌ لاَ يُسْأَلُ عَنْهُمْ: رَجُلٌ نَازَعَ اللهَ رِدَاءَهُ، فَاِنَّ رِدَاءَهُ اْلكِبْرُ، وَ اِزَارَهُ اْلعِزُّ، وَ رَجُلٌ فِى شَكّ مِنْ اَمْرِ اللهِ، وَ اْلقُنُوْطُ مِنْ رَحْمَتِهِ. الطبرانى فى الترغيب و الترهيب

Artinya: “Dari Fadlalah bin ‘Ubaid RA, ia berkata, “Sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda, “Ada tiga golongan yang tidak perlu ditanya tentang mereka itu (dan langsung dimasukkan neraka) yaitu: 1) Orang yang mencabut selendang Allah, sesungguhnya selendah Allah itu adalah sombong dan pakaian-Nya adalah kebesaran. 2) Orang yang ragu-ragu terhadap perintah Allah, dan 3) Orang yang putus asa dari rahmat Allah.” (HR. Thabarani).

لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ قَالَ رَجُلٌ إِنَّ الرَّجُلَ يُحِبُّ أَنْ يَكُونَ ثَوْبُهُ حَسَنًا وَنَعْلُهُ حَسَنَةً قَالَ إِنَّ اللَّهَ جَمِيلٌ يُحِبُّ الْجَمَالَ الْكِبْرُ بَطَرُ الْحَقِّ وَغَمْطُ ا

Artinya: “Tidak akan masuk surga seseorang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar biji sawi.” Ada seseorang yang bertanya, “Bagaimana dengan seorang yang suka memakai baju dan sandal yang bagus?” Beliau menjawab, “Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan. Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain.” (HR. Muslim).

Akibat Memiliki Sifat Sombong

Sombong atau tinggi hati tentu akan menjerumuskan diri Anda sendiri. Membuat diri dijauhi oleh orang lain dan tidak dihargai oleh orang lain. Ada beberapa akibat dari sifat tinggi hati, yakni:

  1. Bersikap sombong membuat Anda lebih sering mendapatkan penolakan dari lingkungan sekitar.
  2. Bersikap sombong akan membuat Anda dibicarakan dan menjadi bahan gosip bagi orang lain.
  3. Bersikap sombong akan membuat Anda sulit untuk mencapai kesuksesan karena mengganggap diri lebih unggul dari orang lain.
  4. Bersikap sombong akan membuat Anda sulit mendapatkan kebahagiaan dalam hidup.
  5. Bersikap sombong membuat orang lain akan sulit menghargai Anda.

Untuk pembahasan lengkapnya mengenai hal ini silahkan kunjung https://www.dakwahdaily.com. Memiliki sifat yang sombong atau tinggi hati memiliki banyak sekali dampak negative. Oleh karena itu, hindarilah sifat yang satu ini karena Allah dan juga rasul-Nya membenci orang-orang yang sombong dan merendahkan orang lain.

Leave a Reply