Kerangka-Proposal

Kerangka Proposal

Proposal sendiri dibuat biasanya untuk mengajukan sebuah permintaan ataupun pemberitahuan kepada pihak atasan atau yang terkait.

Proposal ini memiliki banyak sekali ragamnya, seperti halnya yaitu proposal untuk pengajuan dana, proposal untuk penelitian ataupun bisa dengan yang lainnya.

Akan tetapi dari berbagai jenis macam proposal tersebut, sudah tahukan Anda mengenai kerangka proposal yang seharusnya ada didalamnya?

Jika belum sebaiknya juga untuk Anda simak ulasan berikut ini mengenai kerangka pada proposal.

Kerangka Proposal Secara Umum

#1. Halaman Judul

Ketika Anda akan membuat sebuah proposal, maka langkah pertama kali yang harus diperhatikan dan dicantumkan adalah judul.

Dengan harapan ketika membuat halaman judul nantinya akan membuat mudah si pembaca proposal dari yang telah Anda ajukan atau buat.

#2. Daftar Isi

Kerangka yang ke dua yang harus diperhatikan kembali ialah daftar isi.

Dengan adanya daftar isi pada bagian proposal yang dibuat, bisa diharapkan untuk dapat mempermudah bagi penerima atau pembaca proposal dan lebih mengenali bagian- bagian sub pembahasan yang telah diterangkan pada proposal itu sendiri.

#3. BAB I Pendahuluan

Setelah mencantumkan kerangka seperti halaman judul dan daftar isi diatas, maka Anda baru mulai masuk ke sub pembahasan dari proposal yang akan dibuat.

Pada umumnya proposal pada kerangka bab 1 ini terdiri dari 4 bagian, yaitu:

  • Latar Belakang

Pada sub bahasan latar belakang ini merupakan penjelasan paragraf yang menarangkan tentang alasan kenapa proposal itu dibuat.

Misalnya saja, latar belakang makalah tentang kenapa topik makalah tersebut harus dibuat.

Tujuan pembuatan latar belakang ini merupakan untuk memberitahukan ke si pembaca mengenai apa yang hendak dibahas dalam hasil karya tulis tersebut. Posisi latar belakang pada proposal ini biasanya ada pada bagian awal.

Oleh karena itu, latar belakang hendaknya dibuat semenarik mungkin. Karena faktor ini juga bisa mempengaruhi pembaca untuk lebih lanjut membaca proposal yang Anda buat. Supaya lebih paham, sebaiknya untuk Anda pahami bahasan tersebut di Cryptowi.com.

  • Rumusan Masalah

Setelah menerangkan tentang latar belakang proposal dibuat, maka akan dapat menarik sebuah kesimpulan atau faktor masalah, yaitu biasa yang disebut dengan rumusan masalah.

  • Tujuan Proposal

Pada sub pembahasan berikut nya yang seharusnya untuk Anda cantumkan pada proposal Anda yaitu tujuan proposal dibuat.

Kenapa atau alasan Anda terkait dibuatnya dari proposal itu sendiri.

  • Manfaat Proposal

Anda juga diminta untuk menjelaskan tentang manfaat apa yang didapatkan pada proposal yang dibuat.

Baik itu manfaat dari seorang pembuat proposal ataupun si pembaca atau penerima proposal itu sendiri.

#4. BAB II Tinjauan Pustaka

Kerangka proposal selanjutnya ialah mulai memasuki pembahasan pada bab 2 yaitu tinjauan pustaka.

Pada bagian tinjaun pustaka ini setidaknya terbagi menjadi tiga, diantara lain adalah:

  • Review Literatur
  • Batasan Konseptual
  • Kerangka Teori/Hipotesis

#5. BAB III Metodologi

Setelah melakukan tahap- tahap diatas seperti latar belakang dan tinjauan pustaka, maka kini saatnya untuk memasuki tahap seperti berikut ini:

  • Metode Penelitian
  • Teknik Pengumpulan Data
  • Teknik Analisis Data

#6. Daftar Pustaka

Untuk kerangka proposal yang baik, pada umumnya juga dicantumkan seperti halnya daftar pustaka, yaitu berupa sumber- sumber referensi yang telah dijadikan rujukan dari masa saja, kemudian dicantumkan di sub bahasan daftar pustaka.

#7. Lampiran

Kerangka yang terakhir ini sifatnya adalah opsional atau tidak wajib dicantumkan.

Demikian pembahasan mengenai kerangka proposal yang pada umumnya dipakai oleh para peneliti atau pembuat proposal itu sendiri. Semoga dapat bermanfaat dan bisa menjadi bahan referensi.

Leave a Reply