sapi

Doa Menyembelih Hewan Qurban

Berqurban menjadi salah satu ibadah yang disunnahkan oleh Allah SWT sehingga sebagian umat muslim ingin melakukannya. Nah, terdapat adab ketika melakukan qurban agar amalan yang kalian lakukan diterima. Tidak hanya memulainya dengan doa menyembelih hewan qurban, tetapi ada beberapa adab lainnya yang akan membuat ibadah Anda menjadi diterima amalannya.

Sekarang ini sebagian besar umat muslim sudah menyadari betapa pentingnya melakukan berkurban. Hal tersebut dikarenakan berkurban itu hukumnya sunnah muakad sehingga sangatlah dilakukan. Dengan demikian ketika umat islam yang sudah mampu, tetapi tidak melakukan kurban maka akan dikenakan hukuman makruh.

Sebagai salah satu amalan bagi umat islam, berqurban tentunya tidak hanya mendatangkan pahala tetapi juga bisa membuat rezekimu semakin lancar dalam kehidupan di dunia.

Pengertian Qurban

Qurban berasal dari bahasa Arab قربان artinya yaitu dekat. Tetapi, dalam islam qurban juga disebut dengan adh-dhahiyyah yang artinya yaitu binatang sembelihan.Tentunya, di setiap idul adha yang jatuh di tanggal 10 Dzulhijjah kita menyaksikan banyak umat Isam yang melaksanakan sunnah dari Nabi Muhammad SAW untuk berqurban.

Nah, biasya hewan yang disembelih yaitu kerbau, sapi, unta, dan kambing. Hewan tersebut disembelih sebagai salah satu wujud rasa syukur yang akan mendekatkan diri kita kepada Allah SWT.

Dalil Qurban

Untuk memahami lebih dalam menenai berqurban maka bisa mengetahui dalilnya terlebih dahulu. Berikut ini firmannya dalam surah Al Kautsar ayat 1-3:

اِنَّاۤ اَعۡطَیۡنٰکَ الۡکَوۡثَرَ فَصَلِّ لِرَبِّکَ وَ انۡحَرۡ اِنَّ شَانِئَکَ ہُوَ الۡاَبۡتَرُ

Terjemahan:

“Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah. Sesungguhnya orang-orang yang membencimu dialah yang terputus.” (QS. Al-Kautsar ayat 1-3).

Selain itu, dalil yang menjelaskan queban juga terdapat dalam firman Allah SWT surah Al Hajj ayat 36, berikut ini.

وَ الۡبُدۡنَ جَعَلۡنٰہَا لَکُمۡ مِّنۡ شَعَآئِرِ اللّٰہِ لَکُمۡ فِیۡہَا خَیۡرٌ ٭ۖ فَاذۡکُرُوا اسۡمَ اللّٰہِ عَلَیۡہَا صَوَآفَّ

Terjemahannya:

“Dan telah Kami jadikan untuk kamu unta-unta itu sebagai syiar Allah. Kamu banyak memperoleh kebaikan dari padanya, maka sebutlah nama Allah ketika kamu menyembelihnya dalam keadaan berdiri” (QS. Al-Hajj ayat 36).

Hukum Berqurban

Ketahuilah dalam islam melakukan ibadah Qurban itu hukumnya sunnah muakad sehingga sangatlah dianjurkan. Bagi umat muslim yang mampu melakukannya tetapi tidak berqueban maka akan dihukum makruh. Hal tersebut dijelaskan dalam hadist di bawah ini.

Rasulullah bersabda:

“Dan jika kalian telah melihat hilal (tanggal) masuknya bulan Dzul Hijjah, dan salah seorang di antara kamu ingin berkurban, maka hendaklah ia membiarkan rambut dan kukunya.” (HR. Muslim)

Doa Menyembelih Hewan Qurban

Agar ibadah berqurban yang dilakukan memiliki pahala yang sempurna maka mulailah dengan adab yang benar yaitu memulainya dengan doa menyembelih hewan qurban. Berikut ini bacaan doa menyembelih hewan qurban.

بِسْمِ اللَّه اللَّهُمَّ وَاللَّهُ أَكْبَرُ اَللَّهُمَّ هَذَا مِنْكَ وَلَكَ، هَذَا عَنِّي

 “Bismillahi wallahu Akbar, Allahumma hadza minka wa laka, Hadza ‘annaa”

Artinya:

“Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, (ternak ini) dari-Mu dan untuk-Mu. Qurban ini dariku.” (HR. Muslim dan Baihaqi).

Tata Cara Menyembelih Hewan Qurban

Setelah mengetahui doa menyembelih hewan qurban maka sebaiknya ketahui juga tata cara menyembelih hewan qurban. Berikut ini penjelasannya untuk Anda sehingga akan lebih menyempurnakan ibadah yang dilakukan.

  • Membaca Bismillah

Tentunya, dalam melakukan aktivitas apapun kita sebagai umat muslim memang harus memulainya dengan bacaan basmallah. Hal tersbut tentunya menyatakan bahwa kita menyembelih hewan ini dengan menyebut nama Allah sehingga berharap untuk mendapatkan keridhoan-Nya.

Seperti yang kita ketahui bahwa ibadah berqurban yang kita lakukan ini memang dilakukan untuk-Nya.

Baca juga: Doa Bepergian

  • Membaca Takbir

Berikutnya, setelah membaca bismillah maka dilanjutkan dengan membaca  “takbir” (اللَّهُ أَكْبَرُ) yang memiliki arti “Allah Maha Besar”. Dari kumandang takbir tersebut maka akan menunjukan rasa syukur dan pujian kepada Allah SWT karena dengan taufiq, nikmat, dan hidayahnya kita bisa melakukan ibadah berqurban.

Nah, bacaan takbir tersebut juga memperlihatkan kepada seluruh umat muslim bahwa hanya Allah SWT yang memiliki kekuasaan di atas segalanya.

  • Bacaan “Minka”

Bacalan kata  “minka” (مِنْكَ) yang memiliki arti “dari-Mu” yang akan memberikan pehaman dan kesadaran kepada setiap umat muslim yang berqurban yang disembelih tersebut juga berasal dari Allah SWT. Dia-lah yang memberikan binatang ternak kepada manusia sehingga akan mengajarkan kita untuk bersyukur.

Setiap umat muslim yang bisa melakukan ibadah berqurban ini juga berawal dari izin Allah SWT. Bahkan, rezekinya juga berasal dari-Nya. Dengan demikian maka janganlah bersikap sombong karena semua umat muslim dapat berqurban itu atas izin-Nya.

Bagi yang belum kesampaian untuk melakukan ibadah tersebut maka sebaiknya janganlah  lupa untuk selalu berdoa sehingga akan mendapatkan keridhoan dari-Nya untuk melakukan ibadah qurban.

  • Bacaan “Laka”

Setelah itu bacalah “laka” (لَكَ) yang artinya “untuk-Mu atau karena-Mu”. Dengan demikian ucapan tersebut akan menyadari arti keikhlasan bagi orang yang melakukan ibadah berqurban. Jadi, kemauan seseorang untuk berqurban tersebut memang menunjukan ketulusan dan kerelaannya untuk beribadah daripada kepentingannya sendiri.

Nah, pahamilah bahwa denan berkurban maka akan lebih menekankan kepada umat islam untuk bersikap dermawan untuk membagikan daging hewan yang dikurbankan. Tidak hanya itu, tetapi dengan berkurban juga mengajarkan umat islam untuk tidak memiliki sifat sombong, tamak, dan dengki.

Dengan berkurban ternyata juga akan membantu umat muslim untuk selalu bersikap lebih baik lagi.

  • Bacaan “Hadza ‘Annaa”

Kemudian bacalah “Hadza ‘Annaa” (هَذَا عَنِّي) yang memiliki arti “Qurban dariku”. Ungkapan tersebut juga menjadi harapan dan doa supaya Allah SWT berkenan menerima ibadah berqurban yang kita lakukan. Setelah itu, sebagai umat muslim yang telah melakukan qurban maka harus bersikap ikhlas dan berserah diri kepada-Nya.

Dengan demikian hal tersebut menyatakan bahwa orang yang melakukan ibadah qurban belum tentu diterima oleh Allah SWT sehingga harus bersifat ikhlas dan tawakal sebagai bentuk ketakwaan kita sebagai umat islam.

Bukan dilihat dari banyaknya daging kurban yang diberikan, tetapi juga pada efek kebaikan setelah melakukan ibadah berkurban tersebut mulai dari motivasi keimanan, keikhlasan, ketakwaan, solidaritas, bentuk kepedulian sosial, dan banyak lagi yang lainnya. Hal tersebut juga dijelaskan dalam firman Allah SWT disurah Al-Hajj ayat 37:

لَنۡ یَّنَالَ اللّٰہَ لُحُوۡمُہَا وَ لَا دِمَآؤُہَا وَ لٰکِنۡ یَّنَالُہُ التَّقۡوٰی مِنۡکُمۡ ؕ کَذٰلِکَ سَخَّرَہَا لَکُمۡ لِتُکَبِّرُوا اللّٰہَ عَلٰی مَا ہَدٰىکُمۡ ؕ وَ بَشِّرِ الۡمُحۡسِنِیۡنَ

Artinya:

“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah, telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu. Dan, berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-Hajj ayat 37).

Demikianlah tata cara yang harus dilakukan sebelum menyembelih hewan qurban. Selain membaca doa menyembelih hewan qurban, ternyata terdapat tata cara lainnya yang membuat ibadahmu lebih disempurnakan-Nya.

Leave a Reply