Apa Itu Sihir

Apa Itu Sihir

Praktik sihir masih banyak terjadi di zaman sekarang. Mulai dari sihir untuk menyakiti seseorang hingga sihir untuk memisahkan suami istri. Lalu bagaimana pandangan Islam terhadap praktik sihir ini? Berikut akan dibahas mulai dari apa itu sihir, apa saja jenis-jenis sihir, hukum sihir dalam Islam dan bagaimana cara mengobati orang yang terkena sihir.

Pengertian Sihir

Dikutip dari Doashahih.com, sihir adalah semacam jampi atau mantra yang diucapkan dengan tujuan untuk mempengaruhi kondisi fisik hingga akal seseorang. Sihir tidak hanya berbentuk jampi dan mantra saja, sihir juga bisa menggunakan benda-benda tertentu sebagai medianya.

Jenis Sihir

Secara umum sihir itu terbagi kepada 2 macam. Iaitu sihir ikatan & mantra, dan sihir ramuan.

Sihir ikatan dan mantra adalah sihir yang digunakan oleh tukang sihir untuk mendapatkan bantuan setan untuk mencelakai orang lain. Biasanya sihir jenis ini menggunakan rambut, foto dan sebagainya sebagai medianya. Melakukan sihir jenis ini adalah perbuatan syirik karena setan tidak akan membantu dukun sampai ia kufur kepada Allah SWT.

Sedangkan sihir ramuan adalah sihir yang dapat mempengaruhi jasmani dan rohani orang lain. Sihir ini biasanya menggunakan ramuan-ramuan tertentu sebagai medianya. Melakukan sihir jenis ini merupakan dosa besar.

Beberapa sihir dapat membunuh si korban, menyebabkan sakit hingga dapat mencegah suami untuk menggauli istrinya atau bahkan memisahkan keduanya.

Hukum Sihir

Sihir jelas sekali bahwa hukumnya haram dan merupakan sebuah dosa besar. Sihir itu memang ada dan pengaruhnya telah dituangkan dalam Al-Qur’an Al-Karim dan Hadist atau Sunnah nabi.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang berbunyi:

“Jauhilah tujuh perkara yang membinasakan.”

Para sahabat pun bertanya:

“Wahai Rasulullah , apa saja tujuh perkara itu ?”

Rasulullah SAW lalu menjawab:

“Menyekutukan Allah, sihir, …..” (Muttafaq ‘Alaihi).

Allah SWT juga berfirman dalam Al-Qur’an yang berbunyi:

“Demi Allah sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barang siapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akherat.” (Q.S Al-Baqarah : 102)

Pengobatan Sihir

Jika seseorang terkena sihir, maka pengobatannya ada beberapa cara. Dengan izin Allah SWT, cara-cara berikut dapat mengobati orang yang terkena sihir.

Pertama, seseorang dapat menangkal sihir dengan cara membakar simpul sihir sambil dibacakan Surat Al-Falaq dan Surat An-Nas. Untuk cara pertama ini, korban sihir harus terlebih dahulu menemukan tempat simpul sihir tersebut disembunyikan.

Kedua, korban pelaku sihir dapat melakukan ruqyah syar’iyyah dengan menggunakan ayat-ayat suci Al-Qur’an Al-Karim untuk mengobati penyakit yang disebabkan oleh sihir. Surat dan ayat Al-Qur’an Al-Karim yang biasa digunakan adalah Surat Al-Fatihah, Surat Al-Ikhlas, Surat Al-Falaq, Surat An-Nas, Ayat Kursi dan 2 ayat terakhir Surat Al-Baqarah. Kunjungi Doashahih.com untuk mengetahui cara mengobati sihir menggunakan metode ruqyah mandiri.

Ketiga, untuk mengobati sihir ramuan, korban sihir juga dapat menggunakan ramuan daun bidara. Caranya ialah dengan mengambil 7 buah daun bidara dan menumbuknya diantara 2 batu. Lalu bacakan Al-Kafirun, Al-Ikhlas, Al-Falaq dan AnNas, masing-masing 3 kali. Kemudian taruh daun bidara yang sudah ditumbuk tersebut ke dalam air. Terakhir, korban dianjurkan untuk minum dan mandi dengan ramuan tersebut. Lakukan hal ini secara sabar dan terus menerus hingga sembuh, Insya Allah atas izin Allah SWT sihir ramuan dapat diobati dengan cara ini.

Keempat, sihir ramuan dapat diobati dengan menggunakan obat pencahar. Tujuannya adalah dengan mengeluarkan sihir ramuan tersebut dari dalam perut korban. Untuk sihir ramuan yang ada di bagian tubuh lain, korban dapat menggunakan metode bekam untuk penyembuhan.

Satu hal yang harus kita perhatikan adalah pengobatan sihir menggunakan sihir dan mendatangi tukang sihir atau dukun untuk menyembuhkan sihir adalah perbuatan yang diharamkan oleh Allah SWT. Jadi, keempat cara diatas adalah pengobatan sihir yang sesuai Al-Qur’an dan Sunnah yang seharusnya dijadikan pedoman utama dalam metode pengobatan sihir.

Leave a Reply