Apa itu PHP

PHP (Hypertext Preprocessor) adalah sebuah bahasa pemrograman yang kini sudah mendunia dan bersifat open source.

Dengan open source membuat bahasa pemrograman tersebut bisa dimodifikasi oleh penggunanya dan pastinya akan mempermudah pengguna dalam mempelajari bahasa tersebut.

Fungsi Bahasa Pemrograman PHP

Untuk fungsi jelas bahwa bahasa pemrograman PHP akan memudahkanmu dalam melakukan coding (pelajari apa itu coding?) agar apa yang kamu inginkan bisa dimengerti oleh komputer atau mesin.

Kebanyakan bahasa pemrograman PHP digunakan untuk membuat website, bahkan 78% website di dunia ini menggunakan PHP.

Hal itu menjadi bukti nyata bahwa bahasa pemrograman PHP memiliki fungsi yang sangat banyak dan mudah untuk dipelajari alhasil banyak orang yang ingin menggunakannya.

Bahkan bahasa pemrograman PHP masuk dalam 10 besar bahasa terpopuler menurut Github, dibawah ini adalah 5 bahasa terpopuler pada tahun 2020 menurut Github.

1. Javascript

2. Python

3. Java

4. Rust

5. PHP

Sejarah Bahasa Pemrograman PHP

PHP diciptakan oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995, pada awalnya PHP difungsikan untuk mengolah data formulir dari web. Nama PHP sendiri awalnya tercetus karena kependekan dari Personal Home Page.

Setelah ia rasa cukup powerfull, Rasmus akhirnya mempublikasikan bahasa Pemrograman PHP untuk umum dan memberinya nama PHP/FI.

Banyaknya perkembangan yang dilakukan membuat PHP/FI rilis versi 2.0 yang sudah diimplementasikan dalam bahasa C pada tahun 1997 dan kembali ditingkatkan versinya pada tahun 1998 setelah perusahaan bernama Zend memperbaiki bahasa PHP menjadi lebih bersih dan lebih cepat.

Pada rilis versi 3.0 PHP berubah makna menjadi PHP:Hypertext Preprocessing, semakin banyak orang yang menggunakan PHP maka perkembangan PHP semakin cepat, terbukti kini PHP sudah rilis di versi 8.0.

Contoh Kode Pemrograman PHP

Download software Xampp terlebih dahulu, kamu bisa mengunduhnya secara gratis melalui apachefriends.org/download.html

Setelah diunduh, silahkan instal software tersebut hingga selesai, lalu buka software tersebut dan di dalam software Xampp silahkan klik Start pada Apache dan MySQL.

Lalu buka folder Xampp, untuk lokasinya tergantung dari kalian sendiri ketika melakukan penginstalan, kalian taruh folder software Xampp dimana, jika tidak diubah biasanya folder Xampp berada di Local Disk C.

Ketika sudah menemukan folder xampp, lalu buka folder tersebut dan cari folder htdocs, buka file htdocs lalu kalian buat folder baru untuk folder project yang kalian buat.

Sebagai contoh kami menamai folder yang kita buat bernama latihan, lalu buka folder latihan dan buat file baru bernama index dan berformat .php, jadi nantinya file tersebut akan menjadi index.php, lalu isi file tersebut dengan coding dibawah ini.

<?php
echo “Hallo Dunia”;
?>

Jangan lupa di save ya, lalu kita bisa melihat hasilnya dengan cara buka browser dan taruh localhost/latihan/ di kolom url search.

Perlu dipahami bahwa setelah di url ada tulisan latihan itu karena file yang kami buat bernama latihan, apabila kamu memberikan nama yang berbeda maka kamu juga perlu sesuaikan di url diatas.

Oh iya pastikan kamu sudah mengaktifkan Apache dan MySQL ya di software Xampp, setelah itu buka url di atas lalu hasilnya akan seperti dibawah ini.

Tujuanmu belajar PHP apa nih? Taruh jawabannya di kolom komentar ya.

Leave a Reply